Sabtu, 18 Desember 2010

air mata derita

Telah kuduga
Dirimu tak seperti dulu
Tiada salahnya bagimu
Kerna itu lumrah manusia
Impian yang diharapkan
Hanya tinggal kenangan
Hari berlalu tanpa ingatan
Dihari ulangtahun pertunangan
Airmata mengalir laju
Pedih hati terhiris
Mengenang nasib diri
Bahagia dinanti luka diberi
Tangisan syahdu disujud-Nya

Merayu meminta ketenangan
Namun..
Naluri keperempuanan
Sedetik terguris selamanya terhiris
Biarku bawa derita ini sendiri
Kernaku tahu salahnya hanya padaku
Tiada yang mengerti...
Usah ditanya kenapa ku kian menyepi
Tanyalah dirimu mengapa ku begini
Pasti 'kan ada jawapannya
by.no name

 

ku masih mencintaimu

Kasihku..
Tak ubahnya kau mawar cantik yang berduri
Satu langkah keindahan yang telah kita arungi
Begitu saja kau matikan suri langkah dan diriku ini
Tanpa kau pedulikan rasaku yang tak kan pernah pergi dalam hati

Kasihku..
Tak pernahkah kau mengingat keindahan asmara cinta selama ini
Kita satukan asmara cinta dalam cerita indah menawan hati
Tentang segala rasa berbalut cinta suci

Kasihku..
Tak adakah sisa keindahan asmara cinta dalam hati
Dalam hati nuranimu yang suci
Akan perjanjian kebersamaan dalam cinta suci nan abadi

Kasihku..
Sebuah harapan suci ku gantungkang pada rampai cinta abadi
Akan dirimu kembali menghiasi ruang hati
Meski mendung dan halilintar mengiringi
Menyambar hatiku setiap hari
Panas membakar hati melebihi api

Kasihku..
Tak pernahkah kau merasakan apa yang ku rasakan selama ini
Tak adakah sedikitpun simpati kasihmu dalam hati
Betapa sunyinya hatiku ini
Betapa menderitanya diriku kini
Betapa galaunya perasaan dan fikiranku saat ini

Kasihku..
Meski dalam hatimu, diriku telah hilang dan pergi
Namun,tak kan ku biarkan semua cerita indah asmara cinta pergi dan hilang begitu saja dari hati
Kan ku simpan rapat dirimu dalam hati
Karena ku masih mencintaimu sepenuh hati hingga kini

Yogyakarta, 25 Mei 2010. 19:10 WIB.
by.pelukis alam

saatkau panggil aku ,sayang

Jiwa dan ragaku terus bergetar tak beraturan
Denyut nadiku berdenyut kencang
Aliran darahku deras mengalir dan menggelombang
Fikiranku menjadi tak karuan
Hatiku bingung,bimbang,senang bukan kepayang
Imajinasiku dan hayalanku terbang melayang-layang
Saat kau panggil diriku,sayang

Tak tau kemana getaran ini harus ku sandarkan
Ku semakin hanyut dalam kata manismu berbalut manjaan sayang
Membawaku terbang melayang dalam lamunan panjang nan menawan
Menyelam dalam dalam rasa yang teramat dalam
Kau terus bisikkan telinga dan hatiku kata-kata sayang
Membuatku semakin mabuk kepayang dalam manjaan sayang yang terus melayang-layang

Saat kau manjakan aku dengan kata manis dan sayang
Getaran-getaran cinta suci dalam hatiku semakin bergetar kencang
Melebihi hempasan hujan rindu yang menghujani padang gersang
Melebihi putaran jarum jam yang terus menggelinding
Melebihi gelombang pasang menghantam karang

Rasakanlah sayang
Cintaku padamu tak kan pernah padam
Cintaku bagai sinar yang memacar di gelapnya keheningan
Cintaku kan terus membasahi jiwa dan raga asmaramu yang terus mengguncang
Cintaku laksana air hujan yang terus membasahi kegersangan hatimu dengan manjaan sayang
Yang tak kan pernah hilang
Meskipun nyawa telah melayang

Yogyakarta, 26 Mei 2010. 13:13 WIB.
by.pelukis alam

dialah sang kholiq

Merdu indah menawan menyatu dalam dawai nyanyian galaksi
Sejuk menyejukkan membasahi jiwa disertai rampaian anugerah dan kasih Ilahi nan abadi
Berseru padu memanggil insan untuk membaca dan merenungi
Akan tanda-tanda kekuasan kebesaran Sang Ilahi miliki

Sawah,hutan,lautan,pegunungan,udara,langit,tambang,galaksi,alam raya yang tak terlampaui
Semilir angin,sejuk derai air hujan,lambaian dedaunan,kokohnya pepohonan,tangguhnya cakra langit yang tak tertandingi
Adalah lukisan syair bernuansa dawai melodi lembut menawan hati tentang Ilahi
Pelipur lara,pelepas dahaga,pengubur nestapa,penenang hati nurani akan kebesaran Sang Ilahi yang tak terbatasi

Subhanallah Wal Hamdulillah Wa La Ilaha illallahu Wallahu Akbar itulah ungkapan pengukuhan hati
Akan kebesaran,kekuasaan,keagungan,kemuliaan Sang Ilahi
Yang tak tertandingi akal dan kekuatan insani hingga masa yang tak terbatasi
Karena Dialah Sang Kholiq, Sang Maha Abadi


Yogyakarta, 01 Juni 2010, 12:07 WIB.

by.pelukis alam

special..

Jika disana tiada tempat untukmu
Bila derita sering terbelenggu
Dan andai mereka mentafsirimu
Keringkanlah air matamu
Karena masih ada yang mendengar bicaramu
Dan masih ada yang memahami suara hatimu
Percayalah..
Masih banyak yang menunggu hadirmu
Seperti kejora, hiduplah bebas diangkasa
Lautan masih terbentang luas
Dan impian tak terbatas
Jika ada detik yang tersembunyi
Mekarlah selamanya dalam jiwamu
Tapi, tetaplah dengan budimu yang tak terbias
Dimana ruang hatimu akan terasa bebas
Hilangkanlah resahmu
Karena ada yang menunggu hadirmu
Untuk mewarnai dan menerangi dunia
by.pelukis alam

for you....

Meski dirimu bukan milikku
Namun hatiku tetap untukmu
Berjuta pilihan disisiku
Takkan bisa mengantikanmu
Walau badai menerpa
Cintaku takkan ku lepas
Berikan kesempatan untuk membuktikan
Ku mampu menjadi yang terbaik
Dan masih menjadi yang terbaik
Ku akan menanti
Meski harus penantian panjang
Ku akan tetap setia menunggumu
Ku tahu kau hanya untukku
*courtesy of FunLirik.com
Biarkan waktuku
Habis oleh penantian ini
Hingga kau percaya betapa besar
Cintaku padamu ku tetap menanti
Walau badai menerpa
Cintaku takkan ku lepas
Berikan kesempatan untuk membuktikan
Ku mampu jadi yang terbaik
Dan masih jadi yang terbaik
Ku akan menanti
Meski harus penantian panjang
Ku akan tetap setia menunggumu
Ku tahu kau hanya untukku
Biarkan waktuku
Habis oleh penantian ini
Hingga kau percaya betapa besar
Cintaku padamu ku tetap menanti
Penantian panjang
Ku akan menanti
Meski harus penantian panjang
Ku akan tetap setia menunggumu
Ku tahu kau hanya hanya untukku
Biarkan waktuku
Habis oleh penantian ini
Hingga kau percaya betapa besar
Cintaku padamu ku tetap menanti
Cintaku padamu..
Ku tetap menanti
Meski dirimu bukan milikku
Namun hatiku tetap untukmu



for you....

Meski dirimu bukan milikku
Namun hatiku tetap untukmu
Berjuta pilihan disisiku
Takkan bisa mengantikanmu
Walau badai menerpa
Cintaku takkan ku lepas
Berikan kesempatan untuk membuktikan
Ku mampu menjadi yang terbaik
Dan masih menjadi yang terbaik
Ku akan menanti
Meski harus penantian panjang
Ku akan tetap setia menunggumu
Ku tahu kau hanya untukku
*courtesy of FunLirik.com
Biarkan waktuku
Habis oleh penantian ini
Hingga kau percaya betapa besar
Cintaku padamu ku tetap menanti
Walau badai menerpa
Cintaku takkan ku lepas
Berikan kesempatan untuk membuktikan
Ku mampu jadi yang terbaik
Dan masih jadi yang terbaik
Ku akan menanti
Meski harus penantian panjang
Ku akan tetap setia menunggumu
Ku tahu kau hanya untukku
Biarkan waktuku
Habis oleh penantian ini
Hingga kau percaya betapa besar
Cintaku padamu ku tetap menanti
Penantian panjang
Ku akan menanti
Meski harus penantian panjang
Ku akan tetap setia menunggumu
Ku tahu kau hanya hanya untukku
Biarkan waktuku
Habis oleh penantian ini
Hingga kau percaya betapa besar
Cintaku padamu ku tetap menanti
Cintaku padamu..
Ku tetap menanti
Meski dirimu bukan milikku
Namun hatiku tetap untukmu