gimana ya cara menyelesaikn masalah dengan baik,,,yang satu hilang satunya hadir..
ketika satu baik,satunya kurang baik,,,,
curhatku
Minggu, 02 Januari 2011
Sabtu, 01 Januari 2011
tangisan di ahir tahun
1.bola kalah juara aff
2.melas d pondok
hahahahhahahahaha...g pntg dch.........
2.melas d pondok
hahahahhahahahaha...g pntg dch.........
Sabtu, 18 Desember 2010
air mata derita
Telah kuduga
Dirimu tak seperti dulu
Tiada salahnya bagimu
Kerna itu lumrah manusia
Dirimu tak seperti dulu
Tiada salahnya bagimu
Kerna itu lumrah manusia
Impian yang diharapkan
Hanya tinggal kenangan
Hari berlalu tanpa ingatan
Dihari ulangtahun pertunangan
Hanya tinggal kenangan
Hari berlalu tanpa ingatan
Dihari ulangtahun pertunangan
Airmata mengalir laju
Pedih hati terhiris
Mengenang nasib diri
Bahagia dinanti luka diberi
Tangisan syahdu disujud-Nya
Merayu meminta ketenangan
Namun..
Naluri keperempuanan
Sedetik terguris selamanya terhiris
Pedih hati terhiris
Mengenang nasib diri
Bahagia dinanti luka diberi
Tangisan syahdu disujud-Nya
Merayu meminta ketenangan
Namun..
Naluri keperempuanan
Sedetik terguris selamanya terhiris
Biarku bawa derita ini sendiri
Kernaku tahu salahnya hanya padaku
Tiada yang mengerti...
Kernaku tahu salahnya hanya padaku
Tiada yang mengerti...
Usah ditanya kenapa ku kian menyepi
Tanyalah dirimu mengapa ku begini
Pasti 'kan ada jawapannya
Tanyalah dirimu mengapa ku begini
Pasti 'kan ada jawapannya
by.no name
ku masih mencintaimu
Kasihku..
Tak ubahnya kau mawar cantik yang berduri
Satu langkah keindahan yang telah kita arungi
Begitu saja kau matikan suri langkah dan diriku ini
Tanpa kau pedulikan rasaku yang tak kan pernah pergi dalam hati
Kasihku..
Tak pernahkah kau mengingat keindahan asmara cinta selama ini
Kita satukan asmara cinta dalam cerita indah menawan hati
Tentang segala rasa berbalut cinta suci
Kasihku..
Tak adakah sisa keindahan asmara cinta dalam hati
Dalam hati nuranimu yang suci
Akan perjanjian kebersamaan dalam cinta suci nan abadi
Kasihku..
Sebuah harapan suci ku gantungkang pada rampai cinta abadi
Akan dirimu kembali menghiasi ruang hati
Meski mendung dan halilintar mengiringi
Menyambar hatiku setiap hari
Panas membakar hati melebihi api
Kasihku..
Tak pernahkah kau merasakan apa yang ku rasakan selama ini
Tak adakah sedikitpun simpati kasihmu dalam hati
Betapa sunyinya hatiku ini
Betapa menderitanya diriku kini
Betapa galaunya perasaan dan fikiranku saat ini
Kasihku..
Meski dalam hatimu, diriku telah hilang dan pergi
Namun,tak kan ku biarkan semua cerita indah asmara cinta pergi dan hilang begitu saja dari hati
Kan ku simpan rapat dirimu dalam hati
Karena ku masih mencintaimu sepenuh hati hingga kini
Tak ubahnya kau mawar cantik yang berduri
Satu langkah keindahan yang telah kita arungi
Begitu saja kau matikan suri langkah dan diriku ini
Tanpa kau pedulikan rasaku yang tak kan pernah pergi dalam hati
Kasihku..
Tak pernahkah kau mengingat keindahan asmara cinta selama ini
Kita satukan asmara cinta dalam cerita indah menawan hati
Tentang segala rasa berbalut cinta suci
Kasihku..
Tak adakah sisa keindahan asmara cinta dalam hati
Dalam hati nuranimu yang suci
Akan perjanjian kebersamaan dalam cinta suci nan abadi
Kasihku..
Sebuah harapan suci ku gantungkang pada rampai cinta abadi
Akan dirimu kembali menghiasi ruang hati
Meski mendung dan halilintar mengiringi
Menyambar hatiku setiap hari
Panas membakar hati melebihi api
Kasihku..
Tak pernahkah kau merasakan apa yang ku rasakan selama ini
Tak adakah sedikitpun simpati kasihmu dalam hati
Betapa sunyinya hatiku ini
Betapa menderitanya diriku kini
Betapa galaunya perasaan dan fikiranku saat ini
Kasihku..
Meski dalam hatimu, diriku telah hilang dan pergi
Namun,tak kan ku biarkan semua cerita indah asmara cinta pergi dan hilang begitu saja dari hati
Kan ku simpan rapat dirimu dalam hati
Karena ku masih mencintaimu sepenuh hati hingga kini
Yogyakarta, 25 Mei 2010. 19:10 WIB.
by.pelukis alam
saatkau panggil aku ,sayang
Jiwa dan ragaku terus bergetar tak beraturan
Denyut nadiku berdenyut kencang
Aliran darahku deras mengalir dan menggelombang
Fikiranku menjadi tak karuan
Hatiku bingung,bimbang,senang bukan kepayang
Imajinasiku dan hayalanku terbang melayang-layang
Saat kau panggil diriku,sayang
Tak tau kemana getaran ini harus ku sandarkan
Ku semakin hanyut dalam kata manismu berbalut manjaan sayang
Membawaku terbang melayang dalam lamunan panjang nan menawan
Menyelam dalam dalam rasa yang teramat dalam
Kau terus bisikkan telinga dan hatiku kata-kata sayang
Membuatku semakin mabuk kepayang dalam manjaan sayang yang terus melayang-layang
Saat kau manjakan aku dengan kata manis dan sayang
Getaran-getaran cinta suci dalam hatiku semakin bergetar kencang
Melebihi hempasan hujan rindu yang menghujani padang gersang
Melebihi putaran jarum jam yang terus menggelinding
Melebihi gelombang pasang menghantam karang
Rasakanlah sayang
Cintaku padamu tak kan pernah padam
Cintaku bagai sinar yang memacar di gelapnya keheningan
Cintaku kan terus membasahi jiwa dan raga asmaramu yang terus mengguncang
Cintaku laksana air hujan yang terus membasahi kegersangan hatimu dengan manjaan sayang
Yang tak kan pernah hilang
Meskipun nyawa telah melayang
Denyut nadiku berdenyut kencang
Aliran darahku deras mengalir dan menggelombang
Fikiranku menjadi tak karuan
Hatiku bingung,bimbang,senang bukan kepayang
Imajinasiku dan hayalanku terbang melayang-layang
Saat kau panggil diriku,sayang
Tak tau kemana getaran ini harus ku sandarkan
Ku semakin hanyut dalam kata manismu berbalut manjaan sayang
Membawaku terbang melayang dalam lamunan panjang nan menawan
Menyelam dalam dalam rasa yang teramat dalam
Kau terus bisikkan telinga dan hatiku kata-kata sayang
Membuatku semakin mabuk kepayang dalam manjaan sayang yang terus melayang-layang
Saat kau manjakan aku dengan kata manis dan sayang
Getaran-getaran cinta suci dalam hatiku semakin bergetar kencang
Melebihi hempasan hujan rindu yang menghujani padang gersang
Melebihi putaran jarum jam yang terus menggelinding
Melebihi gelombang pasang menghantam karang
Rasakanlah sayang
Cintaku padamu tak kan pernah padam
Cintaku bagai sinar yang memacar di gelapnya keheningan
Cintaku kan terus membasahi jiwa dan raga asmaramu yang terus mengguncang
Cintaku laksana air hujan yang terus membasahi kegersangan hatimu dengan manjaan sayang
Yang tak kan pernah hilang
Meskipun nyawa telah melayang
Yogyakarta, 26 Mei 2010. 13:13 WIB.
by.pelukis alam
dialah sang kholiq
Merdu indah menawan menyatu dalam dawai nyanyian galaksi
Sejuk menyejukkan membasahi jiwa disertai rampaian anugerah dan kasih Ilahi nan abadi
Berseru padu memanggil insan untuk membaca dan merenungi
Akan tanda-tanda kekuasan kebesaran Sang Ilahi miliki
Sawah,hutan,lautan,pegunungan,udara,langit,tambang,galaksi,alam raya yang tak terlampaui
Semilir angin,sejuk derai air hujan,lambaian dedaunan,kokohnya pepohonan,tangguhnya cakra langit yang tak tertandingi
Adalah lukisan syair bernuansa dawai melodi lembut menawan hati tentang Ilahi
Pelipur lara,pelepas dahaga,pengubur nestapa,penenang hati nurani akan kebesaran Sang Ilahi yang tak terbatasi
Subhanallah Wal Hamdulillah Wa La Ilaha illallahu Wallahu Akbar itulah ungkapan pengukuhan hati
Akan kebesaran,kekuasaan,keagungan,kemuliaan Sang Ilahi
Yang tak tertandingi akal dan kekuatan insani hingga masa yang tak terbatasi
Karena Dialah Sang Kholiq, Sang Maha Abadi
Yogyakarta, 01 Juni 2010, 12:07 WIB.
by.pelukis alam
Sejuk menyejukkan membasahi jiwa disertai rampaian anugerah dan kasih Ilahi nan abadi
Berseru padu memanggil insan untuk membaca dan merenungi
Akan tanda-tanda kekuasan kebesaran Sang Ilahi miliki
Sawah,hutan,lautan,pegunungan,udara,langit,tambang,galaksi,alam raya yang tak terlampaui
Semilir angin,sejuk derai air hujan,lambaian dedaunan,kokohnya pepohonan,tangguhnya cakra langit yang tak tertandingi
Adalah lukisan syair bernuansa dawai melodi lembut menawan hati tentang Ilahi
Pelipur lara,pelepas dahaga,pengubur nestapa,penenang hati nurani akan kebesaran Sang Ilahi yang tak terbatasi
Subhanallah Wal Hamdulillah Wa La Ilaha illallahu Wallahu Akbar itulah ungkapan pengukuhan hati
Akan kebesaran,kekuasaan,keagungan,kemuliaan Sang Ilahi
Yang tak tertandingi akal dan kekuatan insani hingga masa yang tak terbatasi
Karena Dialah Sang Kholiq, Sang Maha Abadi
Yogyakarta, 01 Juni 2010, 12:07 WIB.
by.pelukis alam
special..
Jika disana tiada tempat untukmu
Bila derita sering terbelenggu
Dan andai mereka mentafsirimu
Keringkanlah air matamu
Karena masih ada yang mendengar bicaramu
Dan masih ada yang memahami suara hatimu
Percayalah..
Masih banyak yang menunggu hadirmu
Seperti kejora, hiduplah bebas diangkasa
Lautan masih terbentang luas
Dan impian tak terbatas
Jika ada detik yang tersembunyi
Mekarlah selamanya dalam jiwamu
Tapi, tetaplah dengan budimu yang tak terbias
Dimana ruang hatimu akan terasa bebas
Hilangkanlah resahmu
Karena ada yang menunggu hadirmu
Untuk mewarnai dan menerangi dunia
by.pelukis alam
Langganan:
Postingan (Atom)